Tag Archives: sipss

INSTAGRAM PERWIRA POLRI SUMBER SARJANA

Untuk mengetahui informasi lain tentang Perwira Polri Sumber Sarjana dapat memfollow akun instagram ini:

www.instagram.com/perwira_sumbersarjana

View post on imgur.com

PENERIMAAN SIPSS POLRI T.A. 2017

SIPSS 2017SIPSS 2017 SIPSS 2017 SIPSS 2017

PERSYARATAN PENERIMAAN SIPSS POLRI TAHUN ANGGARAN 2017

A. S-2 PROFESI :

  1. KEDOKTERAN FORENSIK
  2. PSIKOLOGI

B. S-1 PROFESI

  1. KEDOKTERAN UMUM
  2. PSIKOLOGI

C. S-1 REGULER

  1. DESAIN GRAFIS
  2. HUBUNGAN INTERNASIONAL
  3. HUKUM PIDANA
  4. ILMU KOMUNIKASI (JURNALISTIK)
  5. ILMU KOMUNIKASI (PUBLIC RELATION)
  6. ILMU SEJARAH
  7. KURIKULUM PENDIDIKAN
  8. SISTEM INFORMASI
  9. SENI MUSIK
  10. PSIKOLOGI
  11. TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN JARINGAN)
  12. TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN SISTEM MULTIMEDIA)
  13. TEKNIK ELEKTRO
  14. TEKNIK SIPIL
  15. TEKNIK TELEKOMUNIKASI
  16. TEKNIK NUKLIR
  17. TEKNIK METALURGI
  18. TEKNIK KIMIA
  19. SANDI NEGARA

D. D-IV

  1. D-IV – AHLI NAUTIKA

CATATAN :

  • BAGI LULUSAN YANG BERASAL DARI PTN/PTS DENGAN PRODI YANG TERAKREDITASI “A” DENGAN IPK MININAL “2,75” DAN PRODI YANG TERAKREDITASI “B” DENGAN IPK MINIMAL “3,00” YANG TERDAFTAR DI BAN-PT SERTA WAJIB MELAMPIRKAN TANDA LULUS/IJAZAH YANG DILEGALISIR/DIKETAHUI OLEH PEMBANTU DEKAN BIDANG AKADEMIK.
  • BAGI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DI LUAR NEGERI WAJIB MELAMPIRKAN SURAT KEPUTUSAN PENYETARAAN YANG DIKELUARKAN OLEH DIRJEN PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI.
  • UMUR PADA SAAT BUKA DIKTUK (PENDIDIKAN PEMBENTUKAN) SIPSS T.A. 2017 :
    1. MAKSIMAL 36 TAHUN UNTUK S-2 PROFESI
    2. MAKSIMAL 29 TAHUN UNTUK S-1 PROFESI
    3. MAKSIMAL 26 TAHUN UNTUK S-1 REGULER / D-IV
  • TINGGI BADAN MINIMAL ( DENGAN BERAT BADAN IDEAL MENURUT KETENTUAN YANG BERLAKU):
    1. PRIA : 160 CM2.
    2. WANITA : 155 CM
  • BERSEDIA MENJALANI IKATAN DINAS SELAMA 10 TAHUN TMT DIANGKAT MENJADI PERWIRA POLISI.
  • BERSEDIA DITEMPATKAN DISELURUH WILAYAH INDONESIA
  • MAMPU MENGOPERASIONALKAN KOMPUTER DIBUKTIKAN DENGAN SERTIFIKAT / IJAZAH
  • TIDAK TERIKAT PERJANJIAN IKATAN DINAS DENGAN INSTANSI MANAPUN
  • KHUSUS UNTUK PRODI KEDOKTERAN:
    1. DOKTER SPESIALIS MENYERTAKAN IJAZAH DOKTER SPESIALIS.
    2. DOKTER UMUM WAJIB MEMPUNYAI SURAT TANDA SELESAI INTERNSHIP (STSI) DAN SURAT TANDA REGISTRASI (STR) DEFINITIF

ADAPUN MEKANISME PENDAFTARAN DAPAT DILAKUKAN MELALUI REGISTRASI ONLINE WEBSITE :

www.penerimaan.polri.go.id

DAFTAR ULANG / VERIFIKASI DILAKSANAKAN DI POLDA MASING-MASING DENGAN MEMBAWA PERSYARATAN :

  1. KTP DAN KARTU KELUARGA (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  2. AKTE KELAHIRAN (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  3. IJAZAH SEKOLAH DASAR s/d PENDIDIKAN TERAKHIR (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  4. FOTOCOPY SERTIFIKAT TERAKREDITASI BAN-PT YANG DILEGALISIR
  5. SKCK (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  6. SURAT KETERANGAN BERBADAN SEHAT DARI INSTITUSI KESEHATAN MINIMAL SETINGKAT RSUD (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  7. PAS FOTO BERWARNA UKURAN 4×6 DENGAN LATAR BERWARNA MERAH (10 LEMBAR)

PENDAFTARAN TERBUKA DAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

 

RENCANA PENDAFTARAN SIPSS T.A. 2017

E-BANNER-SIPSS-2017

PELANTIKAN SIPSS 2016

akpol6 SIPSS akpol5 SIPSS akpol4 SIPSS akpol3 SIPSS akpol2 SIPSS akpol1 SIPSS SIPSS img_1096 SIPSS img_1095 SIPSS

AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG, HARI RABU TANGGAL 21 SEPTEMBER 2016

GUBERNUR AKADEMI KEPOLISIAN IRJEN POL. DR. ANAS YUSUF, Dipl. Krim, SH, MH, MM MENUTUP PENDIDIKAN SEKALIGUS MELANTIK SISWA SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA TAHUN 2016 DI AKADEMI KEPOLISIAN YANG BERJUMLAH 55 ORANG , SISWI 21 ORANG DAN SISWA 34 ORANG .

DALAM KESEMPATAN KALI INI INSPEKTUR UPACARA MEMBACAKAN AMANAT KAPOLRI YANG ISINYA SEBAGAI CALON PERWIRA POLISI YANG MEMPUNYAI LATAR BELAKANG KEILMUAN DARI STRATA SARJANA, PERAN PERWIRA MEMPUNYAI PELUANG DIDALAM STRUKTUR KELEMBAGAAN POLRI DAPAT MEMPERKUAT OLEH KEHADIRAN KALIAN, SEHINGGA HARAPANNYA DENGAN KEHADIRAN KALIAN KEDEPANNYA POLRI SEMAKIN KUAT DAN UNGGUL DALAM TUJUAN POKOKNYA MENJAGA KEAMANAN KETERTIBAN MASYARAKAT, MEMBERIKAN PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT, SERTA MELAKSANAKAN PENYULUHAN HUKUM.

HAL TERSEBUT MERUPAKAN TUJUAN DILAKSANAKANNYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BAGI PARA SISWA SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA (SIPSS), DAN PARA PERWIRA TERSEBUT SETELAH DITEMPATKAN DI KEWILAYAHAN NANTI AKAN MAMPU MENGANTISIPASI SETIAP PERKEMBANGAN YANG TERJADI DI MASYARAKAT BERBEKAL DIBIDANG KEAHLIAN DAN DISIPLIN ILMU.

UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN TUGAS TERSEBUT TENTUNYA DIBUTUHKAN SUMBER DAYA MANUSIA POLRI YANG PROFESIONAL, ULET, BERWAWASAN DAN MANDIRI HAL INI TIDAK MUNGKIN DAPAT TERCAPAI BEGITU SAJA NAMUN HARUS DILAKUKAN MELALUI BERBAGAI UPAYA YANG BERKESINAMBUNGAN.

SEBAGAI SALAH SATU UPAYA KONGKRITNYA ADALAH AKADEMI KEPOLISIAN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN.
( HUMAS AKPOL )

SOURCE: http://akpol.ac.id/home/pelantikan-sipss-2016/

100-an Warga Semarang Dijemput Bus Polisi untuk Pengecekan Kesehatan oleh Siswa SIPSS 2016

1 sipss 2 sipss 4 sipss 3 sipss

Semarang – Ratusan warga Kecamatan Gajahmungkur dari beberapa Kelurahan dijemput anggota kepolisian. Mereka dibawa menggunakan bus dan menuju RS Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol).

Sekitar 150 warga dari sejumlah Kelurahan di kecamatan Gajahmungkur itu dikumpulkan oleh Babinkamtibmas dan dijemput oleh bus Akpol. Bukan terkait kasus, para warga itu sengaja dijemput untuk diperiksa dan diobati gratis oleh dokter-dokter dari kepolisian.

“Tadi dijemput di Kelurahan pakai bus. Sebelumnya dikasih tahu ketua RW ada pengobatan gratis,” kata salah satu warga Gajahmungkur, Diah (34), Rabu (14/9/2016).

Diah dan seratusan warga lainnya memanfaatkan program bakti sosial dan pengobatan gratis massal yang diadakan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Para warga sama sekali tidak dipungut biaya.

“Saya sering capek, ini mau cek gula darah, gratis,” tandasnya.

Panitia memang sengaja mendatangkan warga kurang mampu di sekitar Kecamatan Gajahmungkur yang masih satu wilayah dengan Akpol untuk pengobatan gratis. Para peserta pun mengantre untuk diperiksa dan diobati oleh 11 dokter dari kepolisian.

Pasien masuk ke ruangan dan diperiksa tekanan darah dan dicatat keluhan-keluhannya. Dokter dari kepolisian itu kemudian memberikan saran dan rekomendasi jika penyakitnya ringan. Pengobatan pun dilakukan kepada warga yang butuh obat.

“Ini memang untuk masyarakat sekitar. Ini baru pertama, nanti kalau ini sudah ter-blow up, bisa lebih luas. Kan tidak seluruh masyarakat bisa melakukan pengobatan karena kondisi (ekeonomi) mereka,” kata Wakil Gubernur Akpol, Brigjen Imam Budi Supeno.

Selain bakti sosial pengobatan gratis, dibuka juga donor darah dan mendatangkan PMI. Mayoritas peserta donor darah yaitu dari kepolisian dan anggota Bhayangkari. Panitia sekaligus siswa SIPSS, dr Margareta menambahkan, kegiatan berupa penyuluhan juga diberikan kepada siswa-siswa SD salah satunya soal bahaya gadget.

“Sekarang ini kan banyak anak-anak bermain gadget, kita beri penyuluhan bahayanya jika keseringan. Tadi pagi sudah di SD Bhayangkara,” kata Margaret.

Kegiatan dari siswa SIPSS detasemen Satria Dharma Laksana disambut baik oleh warga. Warga berharap kegiatan tersebut bisa terus ada karena sangat membantu.

“Kegiatan ini akan bermanfaat, sebagai ajang berlatih, bentuk aplikasi awal ilmunya, sesuai hakikat dalam pengabdian dan institusi,” tegas Imam saat membacakan amanah dari Gubernur Akpol Irjen Anas Yusuf.
(alg/try)

sumber: http://news.detik.com/jawatengah/3298070/100-an-warga-semarang-dijemput-bus-polisi-untuk-diobati

 

Pendaftaran SIPSS T.A. 2016

Telah dibuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana Tahun Anggaran 2016, bagi putra-putri sarjana muda Indonesia yang berminat untuk mengabdi pada NKRI, silahkan membaca ketentuannya sebagai berikut:

Prodi yang dibutuhkan :

S2 Profesi Kedokteran Forensik
S2 Profesi Psikologi
S1 Profesi Kedokteran Umum
S1 Profesi Kedokteran Gigi
S1 Akuntansi
S1 Agama Hindu (pend agama, filsafat agama & teologi)
S1 Bahasa Arab
S1 Bahasa Mandarin
S1 Desain Grafis
S1 Hukum Pidana
S1 Mipa Biologi
S1 Mipa Kimia
S1 Seni Musik
S1 Sandi Negara
S1 Psikologi
S1 Teknik Informatika
S1 Teknik Elektro
S1 Teknik Mesin
S1 Teknik Nuklir
S1 Teknik Metalurgi
S1 Teknik Kimia
S1 Teknik Arsitektur
D-IV Ahli Nautika Tk. III

Persyaratan Umum :

1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
2. beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa;
3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
4. berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun;
5. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan minimal setingkat RSUD);
6. tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);
7. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
8. bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian;

Persyaratan Khusus :

1. pria dan wanita belum pernah menjadi anggota Polri;

2. berijazah :
a. S2 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas;
b. S1 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas;
c. D-IV Ahli Nautika Tk. III (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia)
d. bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi A dengan IPK minimal 2,75 dan bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi yang terakreditasi B dengan IPK minimal 3,00 (terdaftar di BAN-PT);
e. wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisasi/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik;
f. bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi;

3. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan SIPSS T.A. 2016 :
a. maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun untuk S-2 Profesi;
b. maksimal 29 (dua puluh sembilan) tahun untuk S-1 Profesi;
c. maksimal 26 (dua puluh enam) tahun untuk S-1/D-IV;

4. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
a. pria : 160 (seratus enam puluh) cm
b. wanita : 155 (seratus lima puluh lima) cm

5. belum pernah menikah (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan, khusus S-2 Profesi diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama dalam pendidikan pembentukan;

6. mampu mengoperasionalkan komputer dibuktikan dengan sertifikat/ijasah;

7. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri;

8. tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;

9. mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan Polri;

10. khusus untuk Prodi Kedokteran :
a. bersedia ditempatkan di fungsi Brimob dan mengikuti spesialis kedokteran forensik (dibuktikan dengan surat pernyataan);
b. dokter umum: diutamakan yang sudah mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif dan atau keterangan masih mengikuti Internsip;
c. Dokter gigi menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif;
d. Dokter Spesialis menyertakan ijasah dokter spesialis;

11. mengikuti dan lulus pemeriksaan dan pengujian sebagai berikut :

a. Tingkat daerah dengan sistem gugur meliputi :
-pemeriksaan administrasi;
-pemeriksaan kesehatan tahap I;
-pemeriksaan psikologi tertulis;
-pemeriksaan kesehatan tahap II;

b. Tingkat pusat dengan sistem gugur meliputi :
-pemeriksaan administrasi;
-pemeriksaan kesehatan termasuk Kesehatan jiwa;
-pemeriksaan psikologi wawancara;
-pemeriksaan PMK (Penelusuran Mental Kepribadian);

c. Uji Akademik menggunakan Computer Assisted Test (CAT) meliputi :
-Tes Potensi AKademik
-TOEFL
-Wawasan Kebangsaan

d. Uji Kompetensi (praktek keahlian sesuai profesi/Prodi);
e. pemeriksaan dan pengujian kemampuan jasmani;
f. Sidang Penetapan Kelulusan Akhir

SIPSS 2016

SIPSS 2016

SIPSS 2016

SIPSS 2016

SIPSS 2016

DAFTAR ALUMNI SIPSS T.A. 2015 (WIRA BADRIKHA DHARMA SATYA / WBDS)

Data SIPSS 2015

Pelantikan SIPSS T.A. 2015 (Wira Badrikha Dharma Satya / WBDS)

BERTEMPAT di lapangan Soetadi SETUKPA , Selasa (6/10/2015) pukul 09.00 WIB Sukabumi berlangsung upacara penutupan pendidikan sekaligus pelantikan siswa SECAPA (Sekolah Calon Perwira) dan SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) menjadi seorang perwira polisi.

Sebanyak 850 perwira berpangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA) siap mengisi lini tengah manajemen kepolisian di seluruh daerah Indonesia. Selamat bertugas rekan-rekan perwira, semoga lancar dan semakin baik dalam menjalankan amanah selaku perwira Polisi Republik Indonesia.

Pelantikan SIPSS T.A. 2015 (Wira Badrikha Dharma Satya / WBDS)

Karier Bintang Polisi Non-Akpol Berdarah Lampung: Brigjen Pol Edward Syah Pernong

Kapolda Lampung Brigjen Pol Edwardsyah Pernong

Di institusi kepolisian, nama Brigjen Edward Syah Pernong tak awam lagi. Ia lama berkecimpung di bidang reserse, dan dikenal sebagai pemberantas bandit dan preman.

Karier Edward Syah Pernong di Korps Bhayangkara termasuk cemerlang. Ia menjadi satu di antara segelintir polisi dari jalur non-Akademi Kepolisian (Akpol), yang bisa menyandang tanda bintang di pundak.

Edward meraih sarjana dari Fakultas Hukum Universita Gadjah Mada pada 1983. Ia mengawali karier kepolisian saat mendaftar Sekolah Pewira (Sepa), kini bernama Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Ditempatkan pertama di PTIK pada 1984, Edward disekolahkan oleh gubernur PTIK saat itu, di Dikjur Serse. Nama Edward mulai menghiasi media massa sejak menjabat Kasatserse Polres Metro Bekasi pada 1992.

Prestasi paling menonjol adalah mengungkap kasus perampokan disertai perkosaan sadis terhadap wanita dan bocah keturunan Tionghoa, yang dikenal sebagai kasus Acan pada 1995.

Kasus yang menggegerkan Tanah Air ini berujung penghargaan.Edward Syah Pernong dipanggil oleh Presiden Soeharto dan dianugerahi Lencana Adhi Satya Bhakti.

Pada 1997, Edward Syah Pernong dimutasi sebagai Kasat Reskrim Jakarta Pusat. Di tempat baru ini pula, pria kelahiran Jakarta, 27 Januari 1958 ini, mengungkap kasus besar. Adalah Siswanto atau dikenal sebagai Robot Gedek, yang melambungkan nama Edward.

Robot Gedek merupakan pelaku perbuatan kriminal berupa sodomi disertai pembunuhan anak kecil di sekitar Jakarta dan Jawa Tengah pada rentang waktu 1994-1996 dengan korban 12 orang anak. Kasus ini sangat menarik perhatian publik pada masa tersebut.

Karier Edward terus melejit. Ia mendapat promosi jabatan komisaris besar (kombes), kemudian diangkat menjadi Kapolres Metro Bekasi, lalu Kapolres Jakarta Barat.
Di Jakarta Barat, Edward Syah Pernong kembali menjadi “buah birbir”.

Pasalnya, Edward menjebloskan preman Tanah Abang, Hercules, beserta seratusan anak buahnya karena menduduki lahan sengketa.

Edward Syah Pernong kemudian dipercaya menjadi Kapolwiltabes Semarang pada 2009, Karorenmin Bareskrim Polri, hingga pada 5 Januari kemarin dimutasi menjadi Kapolda Lampung.

source: http://lampung.tribunnews.com/2015/06/07/karier-cemerlang-polisi-non-akpol-berdarah-lampung-edward-syah-pernong

BRIGJEN POL BASARIA PANJAITAN, SALAH SATU CAPIM KPK DARI INSTITUSI POLRI


brigadir jenderal basaria panjaitan

Polri menyeleksi putra putri terbaiknya menjadi calon pimpinan KPK dan mendaftarkan diri ke Pansel KPK. Satu diantaranya yakni seorang Polwan. Brigadir Jenderal Polisi Basaria Panjaitan, S.H., M.H., polwan yang kini mengajar di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri di Lembang, Bandung ini memiliki latar belakang di Reserse serta pernah berdinas di Sumatera. Bahkan Brigjen Basariah pernah pula berdinas di satuan Provost. Berikut biodata singkat beliau.

Tempat/Tanggal Lahir : Pematangsiantar, 20-12- 1957
Agama : Kristen
Almamater : Sarjana Hukum lulusan Sepamilsukwan Polri I, Universitas Jayabaya (1984)

Riwayat Jabatan :
1. Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984)
2. Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990)
3. Kasat Narkoba Polda NTT (1997)
4. Kabag Narkoba Polda Jabar (2000)
5. Dir Reskrim Polda Kepri (2007)
6. Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008)
7. Kapusprovos Divpropam Polri (2009)
8. Karobekum Sdelog Polri
9. Widyaiswara Madya Sespim Polri (2010)

Ketika Polri mengumumkan penerimaan Polwan dari sarjana, pada saat itulah Basaria mendaftar Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan diterima. Lulus sebagai Polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di reserse narkoba Polda Bali. Dari sanalah, ia memulai karier kepolisiannya.

Basaria Panjaitan lama berdinas direserse narkoba. Dia juga pernah menjabat sebagai Kasatnarkoba di Polda NTT dan menjadi direktur reserse kriminal Polda Kepulauan Riau pada tahun 2007. Saat menjadi Direskrim Polda Kepri, Basaria sukses membongkar jaringan penyelundupan mobil-mobil mewah yang melibatkan aparat. Setelah sukses dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri. Dia menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim.

Selanjutnya, Basaria dipercaya sebagai kepala Pusat Provos Polri yang dikenal sebagai satuan angker karena punya kewenangan menindak polisi “nakal”. Saat menjabat sebagai Kapusprovos, beliau mempunyai tugas yang tidak ringan, yakni memeriksa tindakan tidak disiplin dan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Komjen Susno Duadji, mantan Kabareskrim Mabes Polri. Setelah itu, dia menjadi kepala Biro Logistik Polri dan sekarang menjadi pengajar di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri, Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Atas berbagai prestasi itu, Basaria pernah tercatat dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di Indonesia. Daftar yang disusun sebuah media terkemuka itu, mencantumkan nama menteri, mantan presiden, artis sampai pengusaha perempuan. Basaria ada di urutan 70. Dalam pergaulan sesama Polwan pun, Bu Basaria juga termasuk dalam senior yang pengayom dan tidak sombong kepada junior-juniornya. Semoga sederet portofolio beliau dapat menjadi pertimbangan panitia dalam memilih kandidat pimpinan KPK yang memang bersih dan kompeten, sehingga KPK dan Polri dapat bersinergi dalam menegakkan hukum utamanya dalam memberantas Korupsi.

source: http://on.fb.me/1LqWwQe