Prestasi Kombes Rudy dan Doa Masuk Surga (SEPA 1993)

kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho

kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan terobosan brilian dengan cara cerdas. Upaya cerdas itu dilakukan lewat mutasi sejumlah perwira Polri, baru-baru ini.

Selain untuk kepentingan organisasi, mutasi ratusan perwira Polri itu juga  mendobrak tradisi bahwa jabatan strategis di lingkungan Polri hanya diberikan kepada perwira lulusan AKPOL. Sekaligus jawaban bahwa Polri tidak mengenal dikotomi antara lulusan AKPOL dengan non AKPOL.Tidak hanya itu, mutasi kali ini juga menyampaikan pesan bahwa,kesempatan hanya dapat diraih oleh orang-orang yang memiliki kompentensi. Sekaligus mampu mengalihkan kesempatan itu menjadi inspirasi dan penyemangat untuk terus mengukir prestasi-prestasi gemilang.

Pesan lainnya dalam mutasi tersebut  adalah untuk memastikan bahwa  perwira yang layak mendapat promosi jabatan harus memiliki kompentensi dan integritas.

Pesan itu dituangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian lewat surat bernomor ST/1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016 tentang mutasi perwira Polri. Dalam surat tersebut tertera nama  Komisaris Besar (Kombes) Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho,SH,MH,MBA,  akan menggantikan posisi Kombes Khrisna Mukti sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya.

Kepercayaan kepada Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho adalah potret bahwa Polri tidak lagi mengenal dikotomi antara alumni AKPOL dengan non AKPOL. Sebab jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, tidak pernah lepas dari perwira alumni AKPOL. Sementara, Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho, merupakan lulusan lulusan terbaik SEPA tahun 1993 yang menjalani pendidikan di Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur.

Pria kelahiran Jakarta 17 Maret 1968 tercatat sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) dengan predikat cumlaude.Bertugas selama 16 tahun di Devisi Hukum Polri dan melayani 11 Kapolri,membuat pengetahuan dan kepiawaian Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho,dibidang hukum semakin baik. Tak heran, jika dia sering disebut sebagai Advokadnya Kapolri.

“Sampai sekarang saya tetap  back up tugas-tugas dari Kapolri khususnya terkait masalah hukum,” kata Kombes Rudy saat berbincang diruang kerja Kapolres Metro Jakarta Barat,  setelah mengetahui mutasi menjadi  Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Keinginannya untuk melayani masyarakat tidak pernah surut. Bagi Kombes Rudy, jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan Allah SWT. Itu pula menjadi motivasi bagi Kombes Rudy, untuk selalu memberikan yang terbaik saat melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan.

Tekad selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat di wujudkan Rudy saat dipercaya menjadi Kapolres Cimahi, Polda Jawa Barat pada September 2010 silam. Di bumi Parahiyangan itu kepemimpinan Rudy diuji. Saat itulah Polres Cimahi yang dipimpin Rudy  menerapkan perpolisian yang dekat dengan masyarakat, polisi yang lebih humanis. Serta memanfaatkan kearifan lokal dalam penyelesaian masalah. Menurut Rudy, polisi dekat masyarakat sudah lama menjadi impian masyarakat.

“ Saya selalu jelaskan ke anggota bahwa polisi itu bukan penegak undang-undang tetapi penegak hukum. Undang-undang itu hanya yang tertulis. Sedangkan hukum itu luas, jadi kalau penegak hukum maka termasuk juga hukum adat harus kita tegakkan. Konsep berfikirnya harus seperti itu,sehingga penyelesaian masalah bisa lebih diterima  masyarakat itu sendiri,” ujar Kombes Rudy.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Rudy, Polres Cimahi pun meraih anugrah Piala Citra pelayanan prima dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Piala yang dimenangkan dari lomba yang digelar oleh Menpan RB itu, diterima Rudy di Istana Negara.

“Saat di Cimahi saya benar-benar menerapkan sistim first in First out (Fifo).Semuanya pakai computer,” ujarnya.

Sukses di Polres Cimahi, Kombes Rudy kembali ditarik ke Divisi Hukum Mabes Polri. Kemudian dipercaya menjadi Kaden C Biro Paminal Divpropam Polri.

Kehandalan dibidang hukum dan sejumlah pendidikan kepolisian SEPA,SELAPA dan SESPIM serta berbagai pendidikan kejuruan dari dalam negeri maupun luar negeri yang sudah dimiliki. Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho dipercaya menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat.

Lagi-lagi upaya Kombes Rudy diawali dengan mengedepankan trust building untuk merangkul seluruh jajaran agar seirama dengan langkahnya. “ Langkah pertama adalah internal trust. Soliditas harus kuat. Begitu sudah kuat baru saya ajak untuk melayani masyarakat,” kata Kombes Rudy.

Hasilnya, sangat menggembirakan. Saat ini seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Barat menjalankan tugas atas kesadaran sendiri, bukan karena hanya perintah pimpinan.

“Filosopi saya, pimpinan tidak harus di depan. Pimpinan itu bisa ditengah,di belakang atau di kerumunan. Mereka melaksanakan tugas atas kesadaran sendiri sebagai pelayan,pelindung dan pengayom masyarakat. Ketika saya Tanya kenapa, mereka jawab malu sama Kapolresnya bukan takut. Artinya mereka bisa bekerja dengan hati dan tulus,” ujarnya.

14 bulan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho berhasil meraih sederet prestasi. “Cegah Tawuran Hotline” adalah upaya sukses merubah  wilayah Tambora menjadi lebih kondusif. Aksi tawuran dan bentrok maupun aksi kejahatan di wilayah Jakarta Barat bisa diredam dengan membekali anggota Bhabinkamtibmas dengan sepeda patrol. Disusul dengan keberhasilan mengungkap kasus-kasus narkoba disertai dengan pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 25 miliar lebih.

Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis anak usia 9 tahun bernama Putri Nur Fauziah hanya dengan waktu 10 jam.  Kombes Rudy yang selalu meminta jajarannya agar menggunakan scientific crime investigation dalam mengungkap kasus agar semua bukti tidak bisa terbantahkan. Akhirnya berhasil mengungkpa pelaku pembunuhan sadis yang mayatnya dimasukkan dalam kardus dan dibuang  di gang sempit dekat jalan tol Keluarahan Kamal, Kalideres Jakarta Barat.

Selain sukses mengukir prestasi, kehadiran Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho meninggalkan kesan baik bagi seluruh jajaran anggota Polres Metro Jakarta Barat. Sejumlah anggota Polres Metro Jakarta Barat mengaku sosok Kombes Rudy memotivasi seluruh anggota. Bahkan, AKP Afrizal,SH Kasubnitserse Polsek Tamansari menyebut belum menemukan sosok seperti Kombes Rudy. “Sangat mengerti dan memahami serta memberikan solusi setiap kesulitan anggota,” kata AKP Afrizal. Bahkan, sejumlah anggota  berpangkat  bintara maupun perwira akan berdoa  “ kalau Pak Rudy meninggal semoga masuk surga.

Kombes. Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A. (lahir Maret 1968) adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 22 Juli 2016 mengemban amanat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Riwayat Jabatan

  • Kasubbid Peraturan Bid Kumdang Div Binkum Polri
  • Kapolres Cimahi (2010)
  • Kasubbagsun UU Bagsunkum Rosunluhkum Divkum Polri (2011)
  • Kaden C Ropaminal Divpropam Polri (2012)
  • Kabaginpam Ropaminal Divpropam Polri
  • Kapolres Metro Jakarta Barat (2015)
  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2016)

source: http://beritabatavia.com/detail/2016/07/25/10/27931/prestasi.kombes.rudy.dan.doa.masuk.surga#.V5aJB_lEnIV dan https://id.wikipedia.org/wiki/Rudy_Heriyanto_Adi_Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *