Category Archives: Polri

INSTAGRAM PERWIRA POLRI SUMBER SARJANA

Untuk mengetahui informasi lain tentang Perwira Polri Sumber Sarjana dapat memfollow akun instagram ini:

www.instagram.com/perwira_sumbersarjana

View post on imgur.com

PENERIMAAN SIPSS POLRI T.A. 2017

SIPSS 2017SIPSS 2017 SIPSS 2017 SIPSS 2017

PERSYARATAN PENERIMAAN SIPSS POLRI TAHUN ANGGARAN 2017

A. S-2 PROFESI :

  1. KEDOKTERAN FORENSIK
  2. PSIKOLOGI

B. S-1 PROFESI

  1. KEDOKTERAN UMUM
  2. PSIKOLOGI

C. S-1 REGULER

  1. DESAIN GRAFIS
  2. HUBUNGAN INTERNASIONAL
  3. HUKUM PIDANA
  4. ILMU KOMUNIKASI (JURNALISTIK)
  5. ILMU KOMUNIKASI (PUBLIC RELATION)
  6. ILMU SEJARAH
  7. KURIKULUM PENDIDIKAN
  8. SISTEM INFORMASI
  9. SENI MUSIK
  10. PSIKOLOGI
  11. TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN JARINGAN)
  12. TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN SISTEM MULTIMEDIA)
  13. TEKNIK ELEKTRO
  14. TEKNIK SIPIL
  15. TEKNIK TELEKOMUNIKASI
  16. TEKNIK NUKLIR
  17. TEKNIK METALURGI
  18. TEKNIK KIMIA
  19. SANDI NEGARA

D. D-IV

  1. D-IV – AHLI NAUTIKA

CATATAN :

  • BAGI LULUSAN YANG BERASAL DARI PTN/PTS DENGAN PRODI YANG TERAKREDITASI “A” DENGAN IPK MININAL “2,75” DAN PRODI YANG TERAKREDITASI “B” DENGAN IPK MINIMAL “3,00” YANG TERDAFTAR DI BAN-PT SERTA WAJIB MELAMPIRKAN TANDA LULUS/IJAZAH YANG DILEGALISIR/DIKETAHUI OLEH PEMBANTU DEKAN BIDANG AKADEMIK.
  • BAGI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DI LUAR NEGERI WAJIB MELAMPIRKAN SURAT KEPUTUSAN PENYETARAAN YANG DIKELUARKAN OLEH DIRJEN PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI.
  • UMUR PADA SAAT BUKA DIKTUK (PENDIDIKAN PEMBENTUKAN) SIPSS T.A. 2017 :
    1. MAKSIMAL 36 TAHUN UNTUK S-2 PROFESI
    2. MAKSIMAL 29 TAHUN UNTUK S-1 PROFESI
    3. MAKSIMAL 26 TAHUN UNTUK S-1 REGULER / D-IV
  • TINGGI BADAN MINIMAL ( DENGAN BERAT BADAN IDEAL MENURUT KETENTUAN YANG BERLAKU):
    1. PRIA : 160 CM2.
    2. WANITA : 155 CM
  • BERSEDIA MENJALANI IKATAN DINAS SELAMA 10 TAHUN TMT DIANGKAT MENJADI PERWIRA POLISI.
  • BERSEDIA DITEMPATKAN DISELURUH WILAYAH INDONESIA
  • MAMPU MENGOPERASIONALKAN KOMPUTER DIBUKTIKAN DENGAN SERTIFIKAT / IJAZAH
  • TIDAK TERIKAT PERJANJIAN IKATAN DINAS DENGAN INSTANSI MANAPUN
  • KHUSUS UNTUK PRODI KEDOKTERAN:
    1. DOKTER SPESIALIS MENYERTAKAN IJAZAH DOKTER SPESIALIS.
    2. DOKTER UMUM WAJIB MEMPUNYAI SURAT TANDA SELESAI INTERNSHIP (STSI) DAN SURAT TANDA REGISTRASI (STR) DEFINITIF

ADAPUN MEKANISME PENDAFTARAN DAPAT DILAKUKAN MELALUI REGISTRASI ONLINE WEBSITE :

www.penerimaan.polri.go.id

DAFTAR ULANG / VERIFIKASI DILAKSANAKAN DI POLDA MASING-MASING DENGAN MEMBAWA PERSYARATAN :

  1. KTP DAN KARTU KELUARGA (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  2. AKTE KELAHIRAN (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  3. IJAZAH SEKOLAH DASAR s/d PENDIDIKAN TERAKHIR (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  4. FOTOCOPY SERTIFIKAT TERAKREDITASI BAN-PT YANG DILEGALISIR
  5. SKCK (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  6. SURAT KETERANGAN BERBADAN SEHAT DARI INSTITUSI KESEHATAN MINIMAL SETINGKAT RSUD (ASLI DAN FOTOCOPY) YANG DILEGALISIR
  7. PAS FOTO BERWARNA UKURAN 4×6 DENGAN LATAR BERWARNA MERAH (10 LEMBAR)

PENDAFTARAN TERBUKA DAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

 

RENCANA PENDAFTARAN SIPSS T.A. 2017

E-BANNER-SIPSS-2017

Daftar Penempatan Perwira Remaja SIPSS T.A. 2016

DAFTAR PENEMPATAN PERWIRA REMAJA
SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA
DETASEMEN SATRIA DHARMA LAKSANA
TAHUN ANGGARAN 2016

untitledw

No. Nama NRP Polda Asal Prodi Penempatan
1 Aninditya Dichi Saptarini, S. T 90090317 Polda D.I.Y Teknik Elektro PUSLITBANG MABES  POLRI
2 Anita Octaria Tambun, S. T 93101203 Polda Sumatra Utara Teknik Arsitektur SARPRAS MABES POLRI
3 Diah Retnosari, S. T 93061065 Polda Banten Teknik Nuklir PUSLABFOR MABES POLRI
4 Dwitya Ambarwaty, S. H 94011143 Polda Kepulauan Riau Hukum DIVKUM MABES POLRI
5 Gustika Sitanggang, S. Si 93081208 Polda Bengkulu MIPA Kimia PUSLITBANG MABES POLRI
6 Intan Putri Rakasiwi, S. Kom 93121266 Polda Jawa Tengah Teknik Informatika BID TI POLDA SUMATERA BARAT
7 Kristina Umalia Soenardi, M. Psi 88110914 Polda Jawa Timur Profesi Psikologi SSDM MABES POLRI
8 Mahdalifah S, S.Si 91081505 Polda Sulawesi Selatan MIPA Biologi PUSDOKKES MABES POLRI
9 dr. Margareta Ginanti R. I. S 91010308 Polda Jawa Tengah Kedokteran Umum KORBRIMOB POLRI
10 Meilia Rahma Widhiana, S. Si 93051124 Polda Jawa Tengah MIPA Kimia PUSLABFOR MABES POLRI
11 Nadia Ayunita, S.H 94061288 Polda Metro Jaya Hukum POLDA METRO JAYA
12 Niswah Wara Pratidina, S.Kom 93081209 Polda Jawa Tengah Teknik Informatika BID TI POLDA KEPULAUAN RIAU
13 Nurlina Perangin Angin, S. E 92010530 Polda Lampung Akuntansi BIDKEU POLDA SULAWESI BARAT
14 dr. Nurseha 91120532 Polda Jawa Barat Kedokteran Umum BIDOKKES POLDA PAPUA BARAT
15 dr. Ria 87051879 Polda Sumatera Selatan Kedokteran Umum BIDOKKES POLDA SULAWESI BARAT
16 Rosalia Novaliana, S. Psi 92110899 Polda Metro Jaya Psikologi POLDA DIY
17 Ruth Cahayanti Simanjuntak, S.T 92120957 Polda Kalimantan Timur Teknik Arsitektur SARPRAS MABES POLRI
18 Santhini Setyo Rahmi, S.E 92040582 Polda Jambi Akuntansi PUSKEU MABES POLRI
19 dr. Vidya Natika Mahardyani 90030401 Polda Metro Jaya Kedokteran Umum POLUD POLRI
20 dr. Winda Amelia 88061085 Polda Banten Kedokteran Umum PUSDOKKES MABES POLRI
21 Yuliani Carisca Tanjung, S.T 94071336 Polda Jawa Barat Teknik Metalurgi PUSLABFOR MABES POLRI
22 RENDY DWI MARTA CAHYA, S.T 91040336 POLDA JAWA TIMUR TEKNIK KIMIA PUSLABFOR MABES POLRI
23 dr. LEONARDO, Sp.F 84081971 POLDA RIAU KEDOKTERAN FORENSIK BIDOKKES POLDA KEPULAUAN RIAU
24 ERWIN SAPUTRA S.ST.PEL 93041111 POLDA METRO JAYA AHLI NAUTIKA DIT POLAIR BAHARKAM MABES POLRI
25 drg. YANOVERYARTO SETIO PUTRO 8711102 POLDA JAWA TIMUR KEDOKTERAN GIGI KORBRIMOB POLRI
26 dr. FREDY PRASETYO WIDAYANTO 90020322 POLDA JAWA TIMUR KEDOKTERAN UMUM BIDOKKES POLDA SULAWESI TENGAH
27 dr. DERRY SETIAWAN 89090724 POLDA METRO JAYA KEDOKTERAN UMUM PUSDIK BINMAS
28 I MADE BUDHI H. K, S.KOM 92030572 POLDA BALI TEKNIK INFORMATIKA LEMDIKPOL
29 I NENGAH JEFFRY P. W, S.Sn 92070863 POLDA JAWA TENGAH DESAIN GRAFIS DIV HUMAS MABES POLRI
30 ARIF FADIL, S.E 92081010 POLDA METRO JAYA AKUNTANSI AS SRENA MABES POLRI
31 ACHMAD NURIL FAJAR, S.T 92081012 POLDA METRO JAYA TEKNIK MESIN POLISI UDARA MABES POLRI
32 MUHAMMAD IMAM H. P, S.H 92010531 POLDA SUMATERA SELATAN ILMU HUKUM DIVPROPAM
33 dr. ENDRIK BASKARA 90120283 POLDA SUMATERA BARAT KEDOKTERAN UMUM AKADEMI KEPOLISIAN
34 BERNADECTUS MEGA PRADHIPTA,S.H 90050384 POLDA KALIMANTAN TENGAH ILMU HUKUM POLDA PAPUA BARAT
35 FERLAN GISMA PUTRA, S.T 90090316 POLDA METRO JAYA TEKNIK INFORMATIKA SSDM MABES POLRI
36 TOMMY LYSTON, S.H 90120284 POLDA JAWA BARAT ILMU HUKUM BARESKRIM MABES POLRI
37 TANSYAH RAHMAN HUDA, S.T 92090921 POLDA JAWA TIMUR TEKNIK ELEKTRO DIV TI MABES POLRI
38 SYARIFUL ASRI, S.T 91020236 POLDA SUMATERA BARAT TEKNIK MESIN POLAIR MABES POLRI
39 RICHARD STEPHENSEN G. P, S.KOM 91090513 POLDA KALBAR TEKNIK INFORMATIKA DIV TI MABES POLRI
40 I GEDE KRISNA ARSANA, Spd.H 90090318 POLDA NTB PEND. AGAMA HINDU RO SDM POLDA SULAWESI TENGAH
41 ALDO HAMONANGAN, S.H 93121267 POLDA METRO JAYA ILMU HUKUM KORBRIMOB POLRI
42 RAYMOND SAkTI WAHID, S.E 91110519 POLDA METRO JAYA AKUNTANSI BARESKRIM MABES POLRI
43 GANESHA BAYUA PUTRA, S.Psi 92090920 POLDA JAWA TIMUR PSIKOLOGI RO SDM POLDA SULAWESI BARAT
44 PULUNG BAGASKORO, S.T 92070862 POLDA METRO JAYA TEKNIK INFORMATIKA POLDA KALIMANTAN BARAT
45 WENDI AFRIANTO, S.KOM 93041110 POLDA SUMATERA SELATAN TEKNIK INFORMATIKA SSDM MABES POLRI
46 TRI HUSADA WAHYU A., S.T 91030295 POLDA METRO JAYA TEKNIK INFORMATIKA DIV TI MABES POLRI
47 dr. ADITYA ARYA PUTRA 90100298 POLDA KEPRI KEDOKTERAN UMUM POLDA GORONTALO
48 AHMAD MARYO SUGANDA, S.T 91110518 POLDA SUMATERA SELATAN TEKNIK ELEKTRO DIV TI MABES POLRI
49 JULIO JAGRATARA , S.H 90070343 POLDA LAMPUNG ILMU HUKUM BIDKUM POLDA SULAWESI UTARA
50 RIAN NUGROHO, S.H 90050385 POLDA JAWA TIMUR ILMU HUKUM BID TI POLDA BANTEN
51 PUJO WAHYU UTOMO,S.T 91090512 POLDA JAWA TENGAH TEKNIK MESIN SARPRAS MABES POLRI
52 MUHAMMAD AGUS YULIZAR, S.T 92081011 POLDA JAWA BARAT TEKNIK INFORMATIKA BAINTELKAM MABES POLRI
53 RADITYA T. PERMANA,S.H 93101202 POLDA JAWA TIMUR ILMU HUKUM BIDHUM POLDA JATENG
54 MUHAMAD HAI KEL, S.E 94071335 POLDA METRO JAYA AKUNTANSI BIDKEUPOLDA LAMPUNG
55 MIRZA TRIYUNA PUTRA, S.KOM 93091131 POLDA ACEH TEKNIK INFORMATIKA BID TI POLDA BENGKULU

PELANTIKAN SIPSS 2016

akpol6 SIPSS akpol5 SIPSS akpol4 SIPSS akpol3 SIPSS akpol2 SIPSS akpol1 SIPSS SIPSS img_1096 SIPSS img_1095 SIPSS

AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG, HARI RABU TANGGAL 21 SEPTEMBER 2016

GUBERNUR AKADEMI KEPOLISIAN IRJEN POL. DR. ANAS YUSUF, Dipl. Krim, SH, MH, MM MENUTUP PENDIDIKAN SEKALIGUS MELANTIK SISWA SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA TAHUN 2016 DI AKADEMI KEPOLISIAN YANG BERJUMLAH 55 ORANG , SISWI 21 ORANG DAN SISWA 34 ORANG .

DALAM KESEMPATAN KALI INI INSPEKTUR UPACARA MEMBACAKAN AMANAT KAPOLRI YANG ISINYA SEBAGAI CALON PERWIRA POLISI YANG MEMPUNYAI LATAR BELAKANG KEILMUAN DARI STRATA SARJANA, PERAN PERWIRA MEMPUNYAI PELUANG DIDALAM STRUKTUR KELEMBAGAAN POLRI DAPAT MEMPERKUAT OLEH KEHADIRAN KALIAN, SEHINGGA HARAPANNYA DENGAN KEHADIRAN KALIAN KEDEPANNYA POLRI SEMAKIN KUAT DAN UNGGUL DALAM TUJUAN POKOKNYA MENJAGA KEAMANAN KETERTIBAN MASYARAKAT, MEMBERIKAN PERLINDUNGAN, PENGAYOMAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT, SERTA MELAKSANAKAN PENYULUHAN HUKUM.

HAL TERSEBUT MERUPAKAN TUJUAN DILAKSANAKANNYA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BAGI PARA SISWA SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA (SIPSS), DAN PARA PERWIRA TERSEBUT SETELAH DITEMPATKAN DI KEWILAYAHAN NANTI AKAN MAMPU MENGANTISIPASI SETIAP PERKEMBANGAN YANG TERJADI DI MASYARAKAT BERBEKAL DIBIDANG KEAHLIAN DAN DISIPLIN ILMU.

UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN TUGAS TERSEBUT TENTUNYA DIBUTUHKAN SUMBER DAYA MANUSIA POLRI YANG PROFESIONAL, ULET, BERWAWASAN DAN MANDIRI HAL INI TIDAK MUNGKIN DAPAT TERCAPAI BEGITU SAJA NAMUN HARUS DILAKUKAN MELALUI BERBAGAI UPAYA YANG BERKESINAMBUNGAN.

SEBAGAI SALAH SATU UPAYA KONGKRITNYA ADALAH AKADEMI KEPOLISIAN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN.
( HUMAS AKPOL )

SOURCE: http://akpol.ac.id/home/pelantikan-sipss-2016/

100-an Warga Semarang Dijemput Bus Polisi untuk Pengecekan Kesehatan oleh Siswa SIPSS 2016

1 sipss 2 sipss 4 sipss 3 sipss

Semarang – Ratusan warga Kecamatan Gajahmungkur dari beberapa Kelurahan dijemput anggota kepolisian. Mereka dibawa menggunakan bus dan menuju RS Bhayangkara di Akademi Kepolisian (Akpol).

Sekitar 150 warga dari sejumlah Kelurahan di kecamatan Gajahmungkur itu dikumpulkan oleh Babinkamtibmas dan dijemput oleh bus Akpol. Bukan terkait kasus, para warga itu sengaja dijemput untuk diperiksa dan diobati gratis oleh dokter-dokter dari kepolisian.

“Tadi dijemput di Kelurahan pakai bus. Sebelumnya dikasih tahu ketua RW ada pengobatan gratis,” kata salah satu warga Gajahmungkur, Diah (34), Rabu (14/9/2016).

Diah dan seratusan warga lainnya memanfaatkan program bakti sosial dan pengobatan gratis massal yang diadakan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Para warga sama sekali tidak dipungut biaya.

“Saya sering capek, ini mau cek gula darah, gratis,” tandasnya.

Panitia memang sengaja mendatangkan warga kurang mampu di sekitar Kecamatan Gajahmungkur yang masih satu wilayah dengan Akpol untuk pengobatan gratis. Para peserta pun mengantre untuk diperiksa dan diobati oleh 11 dokter dari kepolisian.

Pasien masuk ke ruangan dan diperiksa tekanan darah dan dicatat keluhan-keluhannya. Dokter dari kepolisian itu kemudian memberikan saran dan rekomendasi jika penyakitnya ringan. Pengobatan pun dilakukan kepada warga yang butuh obat.

“Ini memang untuk masyarakat sekitar. Ini baru pertama, nanti kalau ini sudah ter-blow up, bisa lebih luas. Kan tidak seluruh masyarakat bisa melakukan pengobatan karena kondisi (ekeonomi) mereka,” kata Wakil Gubernur Akpol, Brigjen Imam Budi Supeno.

Selain bakti sosial pengobatan gratis, dibuka juga donor darah dan mendatangkan PMI. Mayoritas peserta donor darah yaitu dari kepolisian dan anggota Bhayangkari. Panitia sekaligus siswa SIPSS, dr Margareta menambahkan, kegiatan berupa penyuluhan juga diberikan kepada siswa-siswa SD salah satunya soal bahaya gadget.

“Sekarang ini kan banyak anak-anak bermain gadget, kita beri penyuluhan bahayanya jika keseringan. Tadi pagi sudah di SD Bhayangkara,” kata Margaret.

Kegiatan dari siswa SIPSS detasemen Satria Dharma Laksana disambut baik oleh warga. Warga berharap kegiatan tersebut bisa terus ada karena sangat membantu.

“Kegiatan ini akan bermanfaat, sebagai ajang berlatih, bentuk aplikasi awal ilmunya, sesuai hakikat dalam pengabdian dan institusi,” tegas Imam saat membacakan amanah dari Gubernur Akpol Irjen Anas Yusuf.
(alg/try)

sumber: http://news.detik.com/jawatengah/3298070/100-an-warga-semarang-dijemput-bus-polisi-untuk-diobati

 

Prestasi Kombes Rudy dan Doa Masuk Surga (SEPA 1993)

kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho

kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan terobosan brilian dengan cara cerdas. Upaya cerdas itu dilakukan lewat mutasi sejumlah perwira Polri, baru-baru ini.

Selain untuk kepentingan organisasi, mutasi ratusan perwira Polri itu juga  mendobrak tradisi bahwa jabatan strategis di lingkungan Polri hanya diberikan kepada perwira lulusan AKPOL. Sekaligus jawaban bahwa Polri tidak mengenal dikotomi antara lulusan AKPOL dengan non AKPOL.Tidak hanya itu, mutasi kali ini juga menyampaikan pesan bahwa,kesempatan hanya dapat diraih oleh orang-orang yang memiliki kompentensi. Sekaligus mampu mengalihkan kesempatan itu menjadi inspirasi dan penyemangat untuk terus mengukir prestasi-prestasi gemilang.

Pesan lainnya dalam mutasi tersebut  adalah untuk memastikan bahwa  perwira yang layak mendapat promosi jabatan harus memiliki kompentensi dan integritas.

Pesan itu dituangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian lewat surat bernomor ST/1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016 tentang mutasi perwira Polri. Dalam surat tersebut tertera nama  Komisaris Besar (Kombes) Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho,SH,MH,MBA,  akan menggantikan posisi Kombes Khrisna Mukti sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya.

Kepercayaan kepada Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho adalah potret bahwa Polri tidak lagi mengenal dikotomi antara alumni AKPOL dengan non AKPOL. Sebab jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, tidak pernah lepas dari perwira alumni AKPOL. Sementara, Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho, merupakan lulusan lulusan terbaik SEPA tahun 1993 yang menjalani pendidikan di Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur.

Pria kelahiran Jakarta 17 Maret 1968 tercatat sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) dengan predikat cumlaude.Bertugas selama 16 tahun di Devisi Hukum Polri dan melayani 11 Kapolri,membuat pengetahuan dan kepiawaian Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho,dibidang hukum semakin baik. Tak heran, jika dia sering disebut sebagai Advokadnya Kapolri.

“Sampai sekarang saya tetap  back up tugas-tugas dari Kapolri khususnya terkait masalah hukum,” kata Kombes Rudy saat berbincang diruang kerja Kapolres Metro Jakarta Barat,  setelah mengetahui mutasi menjadi  Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Keinginannya untuk melayani masyarakat tidak pernah surut. Bagi Kombes Rudy, jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan Allah SWT. Itu pula menjadi motivasi bagi Kombes Rudy, untuk selalu memberikan yang terbaik saat melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan pimpinan.

Tekad selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat di wujudkan Rudy saat dipercaya menjadi Kapolres Cimahi, Polda Jawa Barat pada September 2010 silam. Di bumi Parahiyangan itu kepemimpinan Rudy diuji. Saat itulah Polres Cimahi yang dipimpin Rudy  menerapkan perpolisian yang dekat dengan masyarakat, polisi yang lebih humanis. Serta memanfaatkan kearifan lokal dalam penyelesaian masalah. Menurut Rudy, polisi dekat masyarakat sudah lama menjadi impian masyarakat.

“ Saya selalu jelaskan ke anggota bahwa polisi itu bukan penegak undang-undang tetapi penegak hukum. Undang-undang itu hanya yang tertulis. Sedangkan hukum itu luas, jadi kalau penegak hukum maka termasuk juga hukum adat harus kita tegakkan. Konsep berfikirnya harus seperti itu,sehingga penyelesaian masalah bisa lebih diterima  masyarakat itu sendiri,” ujar Kombes Rudy.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Rudy, Polres Cimahi pun meraih anugrah Piala Citra pelayanan prima dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Piala yang dimenangkan dari lomba yang digelar oleh Menpan RB itu, diterima Rudy di Istana Negara.

“Saat di Cimahi saya benar-benar menerapkan sistim first in First out (Fifo).Semuanya pakai computer,” ujarnya.

Sukses di Polres Cimahi, Kombes Rudy kembali ditarik ke Divisi Hukum Mabes Polri. Kemudian dipercaya menjadi Kaden C Biro Paminal Divpropam Polri.

Kehandalan dibidang hukum dan sejumlah pendidikan kepolisian SEPA,SELAPA dan SESPIM serta berbagai pendidikan kejuruan dari dalam negeri maupun luar negeri yang sudah dimiliki. Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho dipercaya menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat.

Lagi-lagi upaya Kombes Rudy diawali dengan mengedepankan trust building untuk merangkul seluruh jajaran agar seirama dengan langkahnya. “ Langkah pertama adalah internal trust. Soliditas harus kuat. Begitu sudah kuat baru saya ajak untuk melayani masyarakat,” kata Kombes Rudy.

Hasilnya, sangat menggembirakan. Saat ini seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Barat menjalankan tugas atas kesadaran sendiri, bukan karena hanya perintah pimpinan.

“Filosopi saya, pimpinan tidak harus di depan. Pimpinan itu bisa ditengah,di belakang atau di kerumunan. Mereka melaksanakan tugas atas kesadaran sendiri sebagai pelayan,pelindung dan pengayom masyarakat. Ketika saya Tanya kenapa, mereka jawab malu sama Kapolresnya bukan takut. Artinya mereka bisa bekerja dengan hati dan tulus,” ujarnya.

14 bulan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho berhasil meraih sederet prestasi. “Cegah Tawuran Hotline” adalah upaya sukses merubah  wilayah Tambora menjadi lebih kondusif. Aksi tawuran dan bentrok maupun aksi kejahatan di wilayah Jakarta Barat bisa diredam dengan membekali anggota Bhabinkamtibmas dengan sepeda patrol. Disusul dengan keberhasilan mengungkap kasus-kasus narkoba disertai dengan pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp 25 miliar lebih.

Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis anak usia 9 tahun bernama Putri Nur Fauziah hanya dengan waktu 10 jam.  Kombes Rudy yang selalu meminta jajarannya agar menggunakan scientific crime investigation dalam mengungkap kasus agar semua bukti tidak bisa terbantahkan. Akhirnya berhasil mengungkpa pelaku pembunuhan sadis yang mayatnya dimasukkan dalam kardus dan dibuang  di gang sempit dekat jalan tol Keluarahan Kamal, Kalideres Jakarta Barat.

Selain sukses mengukir prestasi, kehadiran Kombes Rudy Heryanto Adi Nugroho meninggalkan kesan baik bagi seluruh jajaran anggota Polres Metro Jakarta Barat. Sejumlah anggota Polres Metro Jakarta Barat mengaku sosok Kombes Rudy memotivasi seluruh anggota. Bahkan, AKP Afrizal,SH Kasubnitserse Polsek Tamansari menyebut belum menemukan sosok seperti Kombes Rudy. “Sangat mengerti dan memahami serta memberikan solusi setiap kesulitan anggota,” kata AKP Afrizal. Bahkan, sejumlah anggota  berpangkat  bintara maupun perwira akan berdoa  “ kalau Pak Rudy meninggal semoga masuk surga.

Kombes. Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A. (lahir Maret 1968) adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 22 Juli 2016 mengemban amanat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Riwayat Jabatan

  • Kasubbid Peraturan Bid Kumdang Div Binkum Polri
  • Kapolres Cimahi (2010)
  • Kasubbagsun UU Bagsunkum Rosunluhkum Divkum Polri (2011)
  • Kaden C Ropaminal Divpropam Polri (2012)
  • Kabaginpam Ropaminal Divpropam Polri
  • Kapolres Metro Jakarta Barat (2015)
  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2016)

source: http://beritabatavia.com/detail/2016/07/25/10/27931/prestasi.kombes.rudy.dan.doa.masuk.surga#.V5aJB_lEnIV dan https://id.wikipedia.org/wiki/Rudy_Heriyanto_Adi_Nugroho

Upacara Penutupan Dikdasbhara Siswa SIPSS 2016

SIPSS 2016 SIPSS 2016

Pendaftaran AKPOL, Bintara (SMA), Bintara Khusus Penyidik Pembantu (S1) dan Tamtama 2016

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajak Putera-Puteri terbaik Indonesia untuk bergabung menjadi anggota Polri 2016.
Telah dibuka Pendaftaran Online Anggota Polri 2016 mulai tgl 7 s/d 30 April 2016. Terdiri dari :
1. Taruna Akpol
2. Bintara (sumber SMA sederajat)
3. Bintara Polri Khusus Penyidik Pembantu (sumber s1)
4. Tamtama
Untuk lebih lengkap, dapat langsung menmbuka website: www.penerimaan.polri.go.id

Untuk persyaratan dapat diakses di menu Info pendaftar & kegiatan -> Syarat pendaftaran.

Untuk jadwal dapat diakses di menu Info pendaftar & kegiatan -> Jadwal Seleksi.

AKPOL 2016

BINTARA / BRIGADIR 2016

TAMTAMA 2016

AKBP Sumy Hastry, Polisi Bergelar Doktor Spesialis Forensik Pertama di Asia (Sepa PK Polri th. 98)

09d02707-fffe-4b41-9941-36f564e51030_169 779571b7-8a96-45e5-9aee-29faad0d870b_169 002614300_1426241375-Sumy_Hastry_Purwanti_8 022060700_1426241233-Sumy_Hastry_Purwanti_2 063145700_1413281847-z5 068966000_1426241624-Sumy_Hastry_Purwanti_6 098538000_1426241495-Sumy_Hastry_Purwanti_3 073919_135648_DVI_besar luar-biasa-akbp-sumy-hastry-raih-gelar-doktor-forensik-pertama-di-asia_20160314_145200

Kepala Sub Bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah, AKBP Sumy Hastry Purwanti menjadi  polisi pertama di Asia yang menyandang gelar doktor spesialis forensik. Penelitiannya bahkan sangat berguna untuk kecepatan identifikasi jenazah karena bisa melihat suku dari DNA jenazah.

Disertasi yang dilakukan Hastry yaitu meneliti DNA Mitokondria dari lima populasi di Indonesia yaitu Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, Toraja di Sulawesi, Trunyan di Bali, dan Suku Jawa di di Pulau Jawa. Menurut Hastry, lima suku tersebut mewakili lima populasi besar sesuai teori migrasi di Indonesia.

“Lima suku itu cukup mewakili lima pulau besar di Indonesia.  Budaya penguburannya juga hampir sama,” kata hastry.

Hastry mendatangi lokasi-lokasi asli tempat mayat itu dimakamkan untuk mengambil sample DNA. Demi disertasinya yang berjudul: Variasi Genetika Pada Populasi Batak, Jawa, Dayak, Toraja dan Trunyan dengan Pemeriksaan D-Loop Mitokondria DNA untuk Kepentingan Identifikasi Forensik, Hastry juga mengikuti adat istiadat daerah setempat untuk mengambil sample pada jenazah.

Ia mencontohkan, ketika hendak mengambil sampel DNA dari jenazah yang disimpan di tugu, maka ia harus menuruti adat setempat yaitu dengan bernyanyi. Di Kalimantan ia juga harus melakukan potong babi, namun karena muslim, Hastru memotong ayam agar tetap bisa menyantapnya.

“Bagi mereka ini pertama kalinya ada permintaan seperti itu (mengambil sampel DNA). Sempat susah, tapi karena diterangkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, akhirnya diizinkan,” tandas Hastry.

Dari 70 sample  yang diambil oleh Hastry, 50 diantaranya dapat terbaca DNA-nya. Kesulitan terjadi pada jenazah di Trunyan, Bali karena tulang-tulang diletakkan di bawah pohon dan terpapar sinar matahari dan terpengaruh kelembapan udara. Ia menambahkan, untuk di pulau Jawa yang memiliki adat pemakaman dikubur, maka sampel diambil dari beberapa temuan mayat.

“Untuk di Jawa, saya ambil sampel dari beberapa temuan mayat  karena  rata-rata diletakkan di atas tanah kemudian ditinggal,” jelasnya.

Dari usahanya selama setahun meneliti, kesimpulannya adalah  meski semua DNA tidak ada yang sama, diketahui masyarakat Jawa, Batak, dan Dayak memiliki kemiripan DNA sedangkan Toraja dan Trunyan memiliki perbedaan sendiri. Jadi bisa dilihat dari DNA Mitokondria mayat yang diteliti merupakan suku apa, karena pola pewarisan dari ibu memiliki perbandingan genetika 1: 33 atau bisa diturunkan sampai 33 generasi.

“Ada beberapa persamaan dari DNA Mitokondria. Dari pola pewarisan yang diturunkan oleh ibu. Kita bisa menditeksi sampai 33 generasi,” tegas Hastry.

Hasil penelitiannya itu tentu saja berguna bagi ilmu forensik di Indonesia. Selanjutnya hasil penelitian tersebut akan dimasukkan dalam database DNA suku-suku di Indonesia sehingga proses identifikasi korban kejahatan atau musibah dan bahkan tersangka pidana bisa lebih cepat.

“Misalnya, ada tersangka punya DNA orang Batak, maka penyidik bisa mengkerucutkan target operasinya ke orang Batak. Selain itu saya ingin membuktikan walau kondisi (jenazah) sudah hancur, tapi masih bisa dilihat DNA-nya,”  terang Hastry.

Selain berguna bagi ilmu kedokteran forensik di Indonesia, penelitiannya itu mengantarkannya menjadi polisi bergelar doktor spesialis forensik pertama di Asia dan lulus cumlaude  di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan IPK 3,89 pada 10 Maret lalu. Ia menyelesaikan Program Studi Ilmu Kedokteran Jenjang Doktor (S3) dalam waktu 3 tahun 10 bulan.

“Di tingkat Asia sudah ada data base DNA. Tapi lima suku ini belum ada,” pungkasnya.

Diketahui, Hastri merupakan polisi yang berpengalaman  menjalankan tugas di bidang Disaster Victim Identification (DVI). Sejumlah kasus besar ia tangani mulai bom Bali 1 tahun 2002 lalu hingga Malaysia Airlines MH-17 di Ukraina, dan AirAsia QZ8501. Ia diperbantukan hingga luar negeri karena keahliannya yang memang sudah tingkat dunia.  dr. Hastry merupakan alumni fakultas kedokteran Undip. Kemudian bergabung dengan SEPA PK Polri tahun 1998.

(disunting dari berbagai sumber)

berikut beberapa video AKBP Sumy Hastry saat tampil di TV:


Loading the player …